+++++ SELAMAT DATANG DI PANGKALAN UTAMA TNI AL VI +++++
We have 18 guests online

DETEKSI KEBERADAAN KAPAL DI PERAIRAN ALKI II MENGGUNAKAN SISTEM AIS ( AUTOMATIC IDENTIFICATION SYSTEM )
User Rating: / 1393
PoorBest 
Written by Kapten Adhi   

DETEKSI KEBERADAAN KAPAL DI PERAIRAN ALKI II

MENGGUNAKAN SISTEM AIS ( AUTOMATIC IDENTIFICATION SYSTEM )

Oleh   : Kapten Laut (E) Muhamad Adhi W.

I.      Pendahuluan

Automatic Identification System ( AIS ) adalah sistem pelacakan kapal jarak pendek, digunakan pada kapal dan Stasiun Pantai untuk mengidentifikasi dan melacak kapal dengan menggunakan pengiriman data elektronik dengan kapal lainnya dan stasiun pantai terdekat. Informasi seperti identifikasi posisi, tujuan, dan kecepatan dapat ditampilkan pada layar komputer atau ECDIS ( Electronic Charts Display and Information System ).

AIS ditujukan untuk membantu awak kapal dalam bernavigasi dan memungkinkan pihak berwenang maritim untuk melacak dan memantau gerakan kapal, Sistem AIS  terintegrasi dari  Radio VHF transceiver standar dengan Loran-C atau Global Positioning System ( GPS), dan dengan  sensor navigasi elektronik lainnya, seperti gyrocompass  dan lain-lain. Dibawah ini adalah posisi-posisi kapal yang terlacak AIS pada wilayah Makassar.

 

 

Dan pada gambar diatas data-datainformasi kapal dapat dilihat secara jelas.

Untuk aturannya AIS sendiri International Maritime Organization ( IMO ) sudah membuat  suatu aturan yaitu Regulation 19 of SOLAS Chapter V yang berisi tentang pemasangan AIS dimana  kapal-kapal diwajibkan untuk memasang perangkat AIS transponder terutama pada kapal penumpang, kapal tangker dan kapal berukuran 300 Gross Tonnage keatas. Peraturan tersebut juga memuat tentang keharusan AIS untuk menyediakan data informasi berupa  identitas kapal, jenis kapal, posisi, tujuan, kecepatan, status navigasi dan informasi lainnya yang berhubungan dengan keselamatan pelayaran.                                   .
Untuk sistem pengamatan maritim di Indonesia khususnya TNI-AL sendiri sudah mengadopsi system IMSS ( Integrated Maritime Security System ) yang mana system tersebut mencakup Radar maritim, AIS dan Kamera jarak jauh yang di terpasang di wilayah selat Malaka , Batam dan Selat Makassar. Dengan memanfaatkan fasilitas internet dan peralatan yang sudah di miliki TNI-AL seperti radio dan komputer, TNI-AL bisa memiliki Sistem AIS yang terintegrasi dari Sabang sampai Merauke dan dapat terpantau secara real time dari Mabesal atau Kotama-Kotama lainnya.

II.      Maksud dan Tujuan.

Maksud dari tulisan ini untuk menyampaikan bahwa peralatan yang ada di satuan-satuan TNI-AL seperti Radio VHF FM, Komputer dan Jaringan Internet bisa dimaksimalkan untuk penggunaan pengamatan maritim yang terintegrasi. Dan wilayah-wilayah yang tingkat itensitas konflik yang tinggi dan kota-kota pelabuhan yang besar  bisa dipantau aktivitas kapal-kapal yang bergerak di wilayah itu  dari pusat.

III.      Cara kerja AIS.

AIS Transponder pada kapal secara otomatis mengirim data- data kapal berupa :

-       Nama Kapal
-       Maritime Mobile Service Identitiy ( MMSI )
-       Status kapal : Mooring , Anchor atau Sailing.
-       Speed Over Ground (SOG)
-       Posisi
-       Course Over Ground ( COG ).
-       Radio Call Sign
-       Dan lain-lain

Yang ditangkap radio receiver VHF FM Marine band dengan channel 87 ( 161.975 ) dan channel 88 ( 162.025 ) tapi sebelumnya radio di modifikasi dengan penambahan alat-alat elektronik. Hasil keluaran radio diteruskan ke komputer melalui sound card komputer dan dengan software komputer data audio dari radio diterjemahkan menjadi bahasa komputer dan ditampilkan berbentuk tulisan ataupun gambar.

Jarak jangkau AIS sendiri secara horizontal sejauh 74 km dan vertical sejauh 400 km. Untuk softwarenya sendiri menggunakan Software Google Earth dan Software open source. Dengan penggunaan jaringan internet kabel ataupun VSAT wilayah-wilayah yang sudah terpasang AIS bisa dipantau secara real time dari stasiun pengamat yang jauh,.

 
Please register or login to add your comments to this article.

KOMPAS.COM

DETIK.COM

ANTARANEWS.COM

APPLE.COM


Powered by Dispen LANTAMAL VI